SEJARAH ISLAM


Sejarah Islam : Setelah tahun 632

Akhirnya yang ingin saya abadikan di jurnal ini selesai sudah, bagi teman-teman yang tertarik juga sejarah ini silakan lho.., bila ada koreksi, tambahan atau komentar saya tunggu, sumber saya ambil dari :
1. Buku Altes Arabien (bisa diklik di sini)
2. Islamische Hochschulgemeinde (bisa diklik di sini)
3. Wikipedia Jerman

Islam dimulai di Timur Tengah kemudian cepat menyebar dan meluas menjadi agama dari berbagai bangsa dan nasionalisme. Sekarang ini penganut agama Islam diperkirakan berjumlah sekitar 1,4 milyar orang dan hanya 20 persen saja darinya yang berbangsa Arab, muslim dalam jumlah besar ditemui di Indonesia, Pakistan, India dan Afrika.
Ketika nabi Muhammad SAW wafat tahun 632, Islam hampir tersebar di seluruh semenanjung Arab. Namun saja di bagian Utara semenanjung Arab tapi ketika itu masih dikuasai oleh Bizantium dan ada juga yang dikuasai oleh Persia. Dua kekuatan besar itu pada abad ke-7 seringkali berselisih sehingga Khalid ibn al-Walid dapat dengan mudah menyerang Bizantium dan menaklukan Siria, kemudian setahun kemudian menyerang Sassanida dari Persia dan kemudian masuk ke ibukotanya di Ktesiphon (sekarang Irak). Bahkan kemudian di tahun 670 berhasil menaklukan Aleksandria di Mesir dan bagian lain dari Afrika Utara.
Setelah nabi Muhammad SAW wafat, kekhalifahan dilanjutkan oleh Abubakar (632 – 634), Umar bin Khatab (634 – 644), Usman bin Affan (644 – 656) dan Ali bin Abu Tholib (656 – 661)
Setelah meninggalnya khalifah Ali, tahun 661 Muawiya menjadi khalifah dari bani Umayyah, bani Umayah ini berkuasa hingga tahun 750. Muawiya ini sebelum menjadi khalifah 20 tahun menjabat gubernur di Siria karena itu ketika ia menjadi khalifah dipindahkannya ibukota dari Madinah ke Damaskus. Untuk mudahnya saya buatkan tabelnya di bawah ini :

Tahun Sejarah penting Sosok penting Lokasi sejarah Catatan
530 – 632 Masa hidup nabi besar Muhammad SAW Nabi Muhammad SAW Mekah dan Madinah
632 – 634 Kekhalifan pertama Abubakar
634 – 644 Kedua Umar bin Khattab
644 – 656 ketiga Usman bin Affan
656 – 661 keempat Ali bin Abu Tholib ibukota dipindahkan ke Kuufa
661 – 750 Bani Umayyah Abd al Malik (685 – 705) Ibukota pindah ke Damaskus Pembangunan Felsendom (Qubbat As-Sakhrah) 691, Ilmu mengobati terutama oleh pemerintah sangat ditunjang, banyak hasil kerja orang Yunani dan lainnya diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
750 – 1258 Bani Abasida Harun ar-Rasyid (786 – 809) Tahun 762 oleh al Mansur, ibukota dipindahkan ke Bagdad dengan alasan Bagdad terletak di titik potong jalan dagang dari semua arah selain itu ada kanal yang menghubungkan Euphrat dan Tigris. Pelebaran kekuasaan dihentikan, perdaganan, seni dan ilmu pengetahuan ditingkatan
756 – 1031 BaniUmayah di Spanyol, kemudian diikuti oleh bani almorawida dan almohaden, Andalusia, Toledo Spanyol benteng terakhir tahun 1492 di Granada berhasil ditaklukan
909 – akhir abad 12 Bani Fatimida Tahun 969 menaklukan lembah Nil dan menjadikan Kairo menjadi ibukota. Beraliran Syiah,Mesjid Al Ashar dibangun dan menjadi pusat ilmu pengetahuan dan tahun 1171 menjadi Sunni
1169 Jendral dari bangsa Kurdi di zaman bani Fatimida di Mesir diangkat sebagai Wesir (perdana mentri) Salahuddin kemudian mendirikan dinasti bani ayubiden Salahuddin 2 tahun kemudian mengakhiri kekuasaan fatimida dan mengumumkan kembalinya ke sunni Dari Mesir 1187 berhasil merebut Yerusalem, dari sini mengalirlah ilmu pengtahuan dan makanan baru ke Barat
Mulai akhir abad ke 10 masuk ke daerah yang ditinggali muslim dan kemudian mereka pun masuk Islamm (akhir abad 10 – abad 12) Seldsyuke adalah Nomaden dari bangsa Turki, sehari-hari bicara bahasa Turki tapi mengambil alih literatur dari bangsa Persia – Pendirinya Toghrilbeg dan sauara laki-lakinya Tschagribeg
– Di bawah Alp Arslan (1063–1072) dan putranya Malik Schah (1072 – 1092) mengalami masa jaya, bahkan tahun 1071 berhasil mengalahkan Manzikert (raja Bizant yang keras) juga merebut Siria sehingga kekuasaan bani Fatimida atas Mekah dan Madina dapat dipatahkan serta mengakui kembali kekhalifahan di Bagdad. Sebagian besar Persia dan Mesopotamia (Irak dan Iran) Bahasa sehari-hari dan pembelajaran adalah bahasa Persia dan sumber sejarah semua dalam bahasa Arab dan Persia, jadi konon bahasa raja dan pengeran juga Persia.
Arsitek Islami mengalami masa jaya. Banyak dibangun mesjid, rumah sakit (biasanya dibangun sebelah madrasah), madrasah (untuk menjamin pengajaran Islam yang benar) dan mausoleum. Dapur sup untuk fakir miskin, serta apotek dan penampungan untuk para senior
Abad ke-14 Samarkan, Mongol, Timuriden – sebelum Jengis Khan datang jaya di bawah pimpinan muslim Persia
– kemudian di bawah bangsa Mongol muslim Timur Leng (Tamerlan) Samarkan (sekarang Usbekistan) dijadikan ibukota oleh Timur Leng Samarkan didirikan oleh orang Iran
Orang terkenal dari sana misalnya :
– Imam Bukhari
– Umar khayyam
Mulai 1250 – 1517 Mamluken (berasal dari kata Arab ’malaka’ artinya memiliki, dulunya budak raja) mengakui bani Abasida Satu dari sultan mamluk terkenal Al Malik An Nasir abad ke-14
Epos Bahrida dan Burtsyida Kairo menjadi ibukota, menguasai Mesir dan Siria Menaklukkan dinasti Ayubiden (yang didirikan Salahuddin)
Dari abad 16 sampai 18 (1526 – 1857) Bangsa Mogul, datang dari Afganistan dan Usbekistan, diidirikan tahun 1526 oleh Babur setelah mengalahkan sultan Delhi dari Panipat Jalaluddin Muhammad Akbar, menjadi raja umur 13 tahun, raja yang sangat toleran terhadap agama di India lainnya Di India dengan ibukota Fatehpur Sikri dekat Agra, peninggalan terkenal bangsa Mogul lainnya adalah Taj Mahal di Agra, yang dibangun Syah Djahan untuk istrinya Mumtaz Mahal yang dibangun mulai tahun 1632 Seni di bawah bangsa Mogulterutama lukisan di bawah Akbar dan putranya mengalami kejayaan. Bangsa Mogul mencitai buku dan membangun perputakaan besar dengan mnuskirib indah, bahaa sehrai-hari adalah Turki tapi literatur dalam bahasa Persia
1501 – 1736 Safawida, dinasti bangsawan Persia dari Azerbaijan Syah Abbas (1587 – 1629) dengan aliran Syi’ah sebagai agama negara Isfahan sebagai ibukota atas pilihan Abbas 1597 Banyak mengimpor vas bunga dari Cina untuk memberikan gaya baru bagi pengrajin Persia
Abad 15 Usbeken, pendirinya Abul Khair, turunan Timur Leng dan Jengis Khan Muhammad Syaibani, cucu Abul Khair Buchara, ibukota dari dinasti Syaibanida Pembangunan mesjid-mesjid indah di Buchara
1299 -1923
Bani Osmani, adalah turunan bangsa Turki dari Asia Tengah dan tinggal di Anatoli Süleyman I.(1520-1566), karena tamannya yang megah, orang Eropa menamakannya ”der Prächtige” (Si Megah) Konstantinopel (sekarang Istanbul) sebagai ibukota Istana Topkapi di Istanbul adalah sisa dari bani Osmani.
Reformasi hukum terjadi di bawah Suleyman I, tapi toleransi antar agama sangat dijamin. Muslim mengenakan turban putih, kristen biru dan Yahudi kuning
Hammame atau pemandian umum dan seni arsitek, kaligrafi, lukisan, keramik dan karpet sangat diperhatikan termasuk mesjid Suleyman yang dibangun oleh arsitek Sinan.
Mulai abad ke-11 Islam di Afrika, dimulai saat bani Almorawida di bawah Jusuf Ibn Tasyfin menaklukkan Marokko Jusuf Ibn Tasyfin Afrika
Diperkirakan abad ke-10 (tahun 930 kesultanan Aceh pertama kali didirikan) Islam di Indonesia Wali Songo

Berbeda dengan penyebaran Islam di tempat lain sedikit banyak melalui perang di sini melalui para pedagang dan wali songo

Tentang Drs.SLAMET MUTAQIN.S.Kom

sehari hari sebagai guru mts dan aktif diberbagai kegiatan kemasyarakatan, ingin lebih jauh mengenal berbagai tantangan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s