English Contes Of Kartini’s Day

Kesetaraan Gender dalam Islam

English Club sebagai wadah siswa memiliki kecakapan Global

English Club sebagai wadah siswa memiliki kecakapan Global

Video | Posted on by | Meninggalkan komentar

MTs MODEL IHSANIYAH TEGAL

MTs BERNUANSA ILMU, BERLISAN IHSAN, BERAKHLAK MULIA

Sumber: MTs MODEL IHSANIYAH TEGAL

G30S PKI

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MTs MODEL IHSANIYAH TEGAL

Diskusi EAS Club

Diskusi EAS Club

MTs BERNUANSA ILMU, BERLISAN IHSAN, BERAKHLAK MULIA

Sumber: MTs MODEL IHSANIYAH TEGAL

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Pendekar MTs Model Ihsaniyah Sukses di Ajang POPDA

Pelaksanaan Popda Kota Tegal tahun 2016 ini membawa momentum penting bagi MTs Model Ihsaniyah, karena sukses memboyong 5 medali pada cabang pencak silat. Dengan 1 Medali emas , 1 Medali Perunggu dan 3 Medali Perak, sehingga menambah koleksi perolehan medali yang ada di Sekolah. Prestasi ini diperoleh berkat latihan yang rutin pada kegiatan Ekstra Kurikuler, bekerjasama dengan Perguruan Pencak Silat Setia Hati (SHT). Kelima medali tersebut diperoleh pada kelas : … Alhamdulillah saya mampu menyelesaikan pertandingan final dengan tanpa beban(noting to loose) demikian yang diungkapkan salah satu pesilat peraih medali emas ……,semoga dapat menambah semangat perjuangannya dalam membawa nama harum Kota Tegal dalam kompetisi tingkat Karisidenan Pekalongan nati. Pada ajang Popda Kariseidenan Pekalongan nanti Pesilat MTs Model Ihsaaniyah akan mewakili Kota Tegal pada cabang Silat.
Kegiatan Pencak Silat di MTs Model Ihsaniyah merupakan kegiatan yang diandalkan dalam setiap even yang diselenggarakan di tingkat Kota maupun tingkat Propinsi, dalam membina karakter siswa baik secara mental maupun fisik, lewat kegiatan olahraga ini siswa dilatih untuk aktif, responsif, sportif dan tanggung jawab dalam sikap dan perbuatannya. Pelatih silat Suharjo, S.Ag menuturkan latihan fisik sangat penting untuk perkembangan dan kesehatan siswa karena akan dapat menguatkan otot dan tulang, disamping melatih konsentrasi diri dalam menghadapi berbagai persoalan, yang pada ujungnya akan membentuk kepribadian yang kuat.

Video | Posted on by | Meninggalkan komentar

REFLEKSI TAHUNAN MTs MODEL IHSANIYAH

Sebagai MTs yang memiliki ciri khas dan keunggulan belajar, MTs model Ihsaniyah dalam kegiatan rutin pembelajarannya mengedepankan aspek diniyah menjadi hal yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Salah satunya adalah kegiatan refleksi yang dilaksanakan pada setiap pagi, dengan menguji dan mempraktekkan kecakapan berpidato, percakapan Bahasa Arab dan Bahasa Ingris, Menghafal Al Qur’an (Tahfidz). Ketiga pembelajaran tesebut diberikan setiap hari sebagaimana terjadwal lalu direfleksikan dalam kegiatan muhadatsah secara bergilir/bergantian baik materi maupun siswa yang akan di tes kemampuannya di lapangan dalam suasana yang menyenangkan, sesekali siswa tertawa terpingkel-pingkel bila ada yang lucu/atau terpeleset menyebut kata-kata atau kalimat dalam muhadatsah tersebut. Jadi singkatnya setiap hari ada kegiatan pendahuluan yang dapat merangsang semangat dan motivasi belajar siswa sebelum pelajaran dimulai yaitu setelah kegiatan tadarus ditiap-tiap kelas, yang dilaksanakan dilapangan dengan waktu 30 menit, selanjutnya menuju Masjid untuk melaksnakan Sholat Dhuha bersama-sama.
Dalam menghadapati akhir tahun sekolah dihadapkan pada persiapan mengikuti Ujian Nasional , kegiatan refleksi dikaitkan dengan pembentukan sikap dan mental siswa agar memiliki rasa optimis dan berfikir jauh kedepan mencapai cita-cita yang diharapkan, maka ada program Mabit(Malam Bina Iman dan Taqwa) dan ESQ. Untuk kegiatan Mabid dilaksanakan pada Sabtu 26 April 2014 berakhir Minggu 27 April 2014 sedangkan ESQ dilaksankan pada Senin 28 April 2014.
Widya Intan Rosyati Salah satu siswa yang mengikuti kegiatan Mabit dan ESQ merasakan ketenangan dan rasa optimis dalam menghadapi hari-hari kedepan terutama dalam menghadapi Ujian Nasional, tidak ada lagi rasa takut menghadapi soal-soal yang diujikan nanti. Pendapat yang sama juga terucap dari Moh.Syahroni salah satu siswa MTs Model Ihsaniyah, kegiatan Mabit dan ESQ sangat berpengaruh dalam diri saya, yang tadinya saya khawatir sekarang tidak lagi khawatir karena sudah mendapatkan pencerahan yang sangat bermanfaat bagi pribadi saya.
Menurut Pembina kesiswaan , Ibu Kusmiyatun,S.PdI,dalam kegiatan tersebut anak-anak sangat antausias/semangat menanyakan berbagai hal terkait dengan pelajaran setelah acara tersebut usai, anak-anak juga menjadi sangat fres dan taat setelah mengikuti kegiatan tersebut, hal ini terlihat dari penampilan dan sikap mereka melaksanakan kegitan rutin secara sepontan tidak dipaksa-paksa lagi.
Pada akhir kegiatan Mabit dan ESQ Kepala MTs Model Ihsaniyah Drs.Slamet Mutaqin,S.Kom menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya pada anak-anak yang telah dengan tekun setiap hari menjalani pembiasaan-pembiasaan beribadah : mencari Ilmu, mempraktekkan dan mengamalkan dari pagi jam 07.00 s.d jam 13.30. semoga selalu diterapkan di rumah, mudah-mudahan kegitan diakhir tahun ini bagi kelas 9 dapat menjadi bekal dan pengalaman yang berharga dimasa mendatang.
Kegiatan refleksi tahunan ini akan lengkap ketika ada acara Penglepasan siswa kelas 9, pada acara tersebut akan ditampilkan potensi sekolah dan kreatifitas siswa pada bulan juni mendatang.

Kegiatan percakapan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di kelas 

 PERCAKAPAN BAHSA ARAB BAHASA INGGRIS

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SEJARAH ISLAM

Sejarah Islam : Setelah tahun 632

Akhirnya yang ingin saya abadikan di jurnal ini selesai sudah, bagi teman-teman yang tertarik juga sejarah ini silakan lho.., bila ada koreksi, tambahan atau komentar saya tunggu, sumber saya ambil dari :
1. Buku Altes Arabien (bisa diklik di sini)
2. Islamische Hochschulgemeinde (bisa diklik di sini)
3. Wikipedia Jerman

Islam dimulai di Timur Tengah kemudian cepat menyebar dan meluas menjadi agama dari berbagai bangsa dan nasionalisme. Sekarang ini penganut agama Islam diperkirakan berjumlah sekitar 1,4 milyar orang dan hanya 20 persen saja darinya yang berbangsa Arab, muslim dalam jumlah besar ditemui di Indonesia, Pakistan, India dan Afrika.
Ketika nabi Muhammad SAW wafat tahun 632, Islam hampir tersebar di seluruh semenanjung Arab. Namun saja di bagian Utara semenanjung Arab tapi ketika itu masih dikuasai oleh Bizantium dan ada juga yang dikuasai oleh Persia. Dua kekuatan besar itu pada abad ke-7 seringkali berselisih sehingga Khalid ibn al-Walid dapat dengan mudah menyerang Bizantium dan menaklukan Siria, kemudian setahun kemudian menyerang Sassanida dari Persia dan kemudian masuk ke ibukotanya di Ktesiphon (sekarang Irak). Bahkan kemudian di tahun 670 berhasil menaklukan Aleksandria di Mesir dan bagian lain dari Afrika Utara.
Setelah nabi Muhammad SAW wafat, kekhalifahan dilanjutkan oleh Abubakar (632 – 634), Umar bin Khatab (634 – 644), Usman bin Affan (644 – 656) dan Ali bin Abu Tholib (656 – 661)
Setelah meninggalnya khalifah Ali, tahun 661 Muawiya menjadi khalifah dari bani Umayyah, bani Umayah ini berkuasa hingga tahun 750. Muawiya ini sebelum menjadi khalifah 20 tahun menjabat gubernur di Siria karena itu ketika ia menjadi khalifah dipindahkannya ibukota dari Madinah ke Damaskus. Untuk mudahnya saya buatkan tabelnya di bawah ini :

Tahun Sejarah penting Sosok penting Lokasi sejarah Catatan
530 – 632 Masa hidup nabi besar Muhammad SAW Nabi Muhammad SAW Mekah dan Madinah
632 – 634 Kekhalifan pertama Abubakar
634 – 644 Kedua Umar bin Khattab
644 – 656 ketiga Usman bin Affan
656 – 661 keempat Ali bin Abu Tholib ibukota dipindahkan ke Kuufa
661 – 750 Bani Umayyah Abd al Malik (685 – 705) Ibukota pindah ke Damaskus Pembangunan Felsendom (Qubbat As-Sakhrah) 691, Ilmu mengobati terutama oleh pemerintah sangat ditunjang, banyak hasil kerja orang Yunani dan lainnya diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
750 – 1258 Bani Abasida Harun ar-Rasyid (786 – 809) Tahun 762 oleh al Mansur, ibukota dipindahkan ke Bagdad dengan alasan Bagdad terletak di titik potong jalan dagang dari semua arah selain itu ada kanal yang menghubungkan Euphrat dan Tigris. Pelebaran kekuasaan dihentikan, perdaganan, seni dan ilmu pengetahuan ditingkatan
756 – 1031 BaniUmayah di Spanyol, kemudian diikuti oleh bani almorawida dan almohaden, Andalusia, Toledo Spanyol benteng terakhir tahun 1492 di Granada berhasil ditaklukan
909 – akhir abad 12 Bani Fatimida Tahun 969 menaklukan lembah Nil dan menjadikan Kairo menjadi ibukota. Beraliran Syiah,Mesjid Al Ashar dibangun dan menjadi pusat ilmu pengetahuan dan tahun 1171 menjadi Sunni
1169 Jendral dari bangsa Kurdi di zaman bani Fatimida di Mesir diangkat sebagai Wesir (perdana mentri) Salahuddin kemudian mendirikan dinasti bani ayubiden Salahuddin 2 tahun kemudian mengakhiri kekuasaan fatimida dan mengumumkan kembalinya ke sunni Dari Mesir 1187 berhasil merebut Yerusalem, dari sini mengalirlah ilmu pengtahuan dan makanan baru ke Barat
Mulai akhir abad ke 10 masuk ke daerah yang ditinggali muslim dan kemudian mereka pun masuk Islamm (akhir abad 10 – abad 12) Seldsyuke adalah Nomaden dari bangsa Turki, sehari-hari bicara bahasa Turki tapi mengambil alih literatur dari bangsa Persia – Pendirinya Toghrilbeg dan sauara laki-lakinya Tschagribeg
– Di bawah Alp Arslan (1063–1072) dan putranya Malik Schah (1072 – 1092) mengalami masa jaya, bahkan tahun 1071 berhasil mengalahkan Manzikert (raja Bizant yang keras) juga merebut Siria sehingga kekuasaan bani Fatimida atas Mekah dan Madina dapat dipatahkan serta mengakui kembali kekhalifahan di Bagdad. Sebagian besar Persia dan Mesopotamia (Irak dan Iran) Bahasa sehari-hari dan pembelajaran adalah bahasa Persia dan sumber sejarah semua dalam bahasa Arab dan Persia, jadi konon bahasa raja dan pengeran juga Persia.
Arsitek Islami mengalami masa jaya. Banyak dibangun mesjid, rumah sakit (biasanya dibangun sebelah madrasah), madrasah (untuk menjamin pengajaran Islam yang benar) dan mausoleum. Dapur sup untuk fakir miskin, serta apotek dan penampungan untuk para senior
Abad ke-14 Samarkan, Mongol, Timuriden – sebelum Jengis Khan datang jaya di bawah pimpinan muslim Persia
– kemudian di bawah bangsa Mongol muslim Timur Leng (Tamerlan) Samarkan (sekarang Usbekistan) dijadikan ibukota oleh Timur Leng Samarkan didirikan oleh orang Iran
Orang terkenal dari sana misalnya :
– Imam Bukhari
– Umar khayyam
Mulai 1250 – 1517 Mamluken (berasal dari kata Arab ’malaka’ artinya memiliki, dulunya budak raja) mengakui bani Abasida Satu dari sultan mamluk terkenal Al Malik An Nasir abad ke-14
Epos Bahrida dan Burtsyida Kairo menjadi ibukota, menguasai Mesir dan Siria Menaklukkan dinasti Ayubiden (yang didirikan Salahuddin)
Dari abad 16 sampai 18 (1526 – 1857) Bangsa Mogul, datang dari Afganistan dan Usbekistan, diidirikan tahun 1526 oleh Babur setelah mengalahkan sultan Delhi dari Panipat Jalaluddin Muhammad Akbar, menjadi raja umur 13 tahun, raja yang sangat toleran terhadap agama di India lainnya Di India dengan ibukota Fatehpur Sikri dekat Agra, peninggalan terkenal bangsa Mogul lainnya adalah Taj Mahal di Agra, yang dibangun Syah Djahan untuk istrinya Mumtaz Mahal yang dibangun mulai tahun 1632 Seni di bawah bangsa Mogulterutama lukisan di bawah Akbar dan putranya mengalami kejayaan. Bangsa Mogul mencitai buku dan membangun perputakaan besar dengan mnuskirib indah, bahaa sehrai-hari adalah Turki tapi literatur dalam bahasa Persia
1501 – 1736 Safawida, dinasti bangsawan Persia dari Azerbaijan Syah Abbas (1587 – 1629) dengan aliran Syi’ah sebagai agama negara Isfahan sebagai ibukota atas pilihan Abbas 1597 Banyak mengimpor vas bunga dari Cina untuk memberikan gaya baru bagi pengrajin Persia
Abad 15 Usbeken, pendirinya Abul Khair, turunan Timur Leng dan Jengis Khan Muhammad Syaibani, cucu Abul Khair Buchara, ibukota dari dinasti Syaibanida Pembangunan mesjid-mesjid indah di Buchara
1299 -1923
Bani Osmani, adalah turunan bangsa Turki dari Asia Tengah dan tinggal di Anatoli Süleyman I.(1520-1566), karena tamannya yang megah, orang Eropa menamakannya ”der Prächtige” (Si Megah) Konstantinopel (sekarang Istanbul) sebagai ibukota Istana Topkapi di Istanbul adalah sisa dari bani Osmani.
Reformasi hukum terjadi di bawah Suleyman I, tapi toleransi antar agama sangat dijamin. Muslim mengenakan turban putih, kristen biru dan Yahudi kuning
Hammame atau pemandian umum dan seni arsitek, kaligrafi, lukisan, keramik dan karpet sangat diperhatikan termasuk mesjid Suleyman yang dibangun oleh arsitek Sinan.
Mulai abad ke-11 Islam di Afrika, dimulai saat bani Almorawida di bawah Jusuf Ibn Tasyfin menaklukkan Marokko Jusuf Ibn Tasyfin Afrika
Diperkirakan abad ke-10 (tahun 930 kesultanan Aceh pertama kali didirikan) Islam di Indonesia Wali Songo

Berbeda dengan penyebaran Islam di tempat lain sedikit banyak melalui perang di sini melalui para pedagang dan wali songo

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SUSUNAN KOMITE

Komite MTs Model Ihsaniyah Kota Tegal
Periode tahun 2011/2012 s.d. tahun 2013/2014

  • Kepala Sekolah : Drs. Slamet Mutaqin,S.Kom
  • Ketua Komite : Drs.Andi Sulton.MSI
  • Wakil Ketua Komite : Hafidz Sodik Bambang K .Lc.
  • Sekretaris                  : Kusmiyatun, S.Pd
  • Bendahara                 : Siti Sri Mulyani,S.Pd
  • Bidang Pengelolaan Sumber Dana Sekolah                   : Sucipto
  • Bidang Pengendalian Kualitas Pelayanan Pendidikan : Laelatul Istiqomah, S.PI
  • Bidang Jaringan Kerjasama dan Sistem Informasi      : Sarwono, M.Kom
  • Bidang Pengawasan Sarana dan Prasarana                  : Suharjo,S.Pd
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Alkimia Modern Ubah Air Jadi Emas

Oleh Marc Preel | AFP News

Sebuah perusahaan rintisan dari Prancis menawarkan teknologi dengan sentuhan alkimia: mengubah air menjadi emas.

Caranya bagaimana? Dengan mengekstrak limbah cair industri untuk mencari logam langka atau berharga.

“Kami hanya mendapat satu mikrogram per liter,” ujar Steve van Zutphen, orang Belanda yang mendirikan Magpie Polymer dengan rekannya asal Prancis, Etienne Almoric. “Itu setara satu sendok teh gula dalam kolam renang ukuran Olimpiade.”

Magpie Polymers beroperasi di pabrik di Saint-Pierre-les-Nemours, 80 km sebelah tenggara Paris. Namun mereka memiliki teknologi terdepan dengan prosedur yang dikembangkan di Ecole Polytechnique pada 2007.

Proses ekstraksi ini dilakukan berdasarkan penggunaan bijih plastik resin. Saat limbah cair dialirkan melewati bijih plastik itu, partikel logam berharga seperti emas, platina, paladium, dan rodium akan menempel ke bijih plastik.

Satu liter plastik resin bisa dipakai untuk memproses 5-10 meter kubik limbah dan mengambil 50-100 gram logam berharga dengan nilai 3.000-5.000 euro (sekitar Rp37-61 juta).” ujar Almoric.

Telepon seluler, konverter katalis, dan sejumlah besar barang sehari-hari mengandung logam berharga. Tapi setelah mereka dibuang, yang menjadi masalah adalah bagaimana mengambil logam-logam itu kembali.

“Yang bikin rumit adalah jumlahnya yang sangat kecil, sangat sulit untuk diambil,” menurut Steve van Zutphen.

Setelah dipisahkan dan dihancurkan dengan limbah industri, mereka harus dicampur dengan asam dalam air. Kemudian logam di air harus diambil — baik berharga maupun tidak.

“Banyak teknologi untuk mengambil logam dari air yang telah ada sejak abad 19. Namun ada saatnya teknologi tersebut menjadi tidak efektif atau terlalu mahal” ujar Steve van Zutphen.

Pasar yang dicari dua pengusaha muda tersebut adalah ‘refiner’: spesialis pengambil logam berharga seperti, perusahaan Inggris Jonhson Matthey; perusahaan Inggris-Prancis Cookson-Clal; dan Boliden dari Swedia.

Namun teknologinya juga bisa menarik minat perusahaan tambang atau pengolahan air seperti French Veolia atau Suez Environnement.

Waktunya sangat tepat. Krisis ekonomi meningkatkan minat orang terhadap emas, dan juga minat pada platina dan logam berharga lainnya, dengan persediaan yang menipis, harganya akan semakin tinggi. Saat tambang platina kehabisan persediaan, separuh logam yang digunakan dunia adalah hasil daur ulang.

Teknologi Magpie juga bisa digunakan untuk membuang logam berbahaya seperti timah, merkuri, kobalt, perunggu, dan uranium.

“Tentu saja jumlahnya lebih besar. Masalahnya adalah tidak ada yang ingin membayar untuk sesuatu yang tidak ada nilainya,” ujar Almoric.

Standar lingkungan yang tinggi, yang akan akan memperketat pengawasan limbah, bisa memperkuat keberadaan model Magpie.

Perusahaan baru tersebut sudah memiliki 6 staf dan memperkirakan pendapatan 500 ribu euro (sekitar Rp6,1 miliar) pada tahun depan dan 15 juta euro (sekitar Rp185 miliar) dalam 4 tahun. Perusahaan ini mendapat 500 ribu euro dari Fonds Lorraine des Materiaux (51 persen saham dimiliki Caisse des Depots-Region Lorraine, 49 persen oleh ArcelorMittal).

Magpie tidak menyebut nama klien, tapi mereka sudah ada di Prancis, Inggris, Belgia, dan Swiss, dan segera hadir di Spanyol dan Jerman.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

AGENDA KEPALA SEKOLAH 2012

AGENDA KEPALA SEKOLAH

1. KONSEP RENSTRA
2. SHARING DENGAN KOMITE
3. PRESENTASI KEPSEK
4. BENTUK TIM PENYUSUNAN RENSTRA
5. PENJADWALAN PENYUSUNAN RENSTRA
6. PENATAAN ADMINISTRASI SEKOLAH
7. RAPAT TIAP HARI SABTU
8. KEUANGAN
9. STANDARISASI SEKOLAH
10. KURIKKULUM
11. PROGRAM UNGGULAN
12. PROMOSI
13. PPHB
14. KOORDINASI
15. DINAS LUAR
16. RAPAT YPI
17. SILATURROHMI
18. KESISWAAN

POSE USTADZ USTADHAH

SANTUN

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PUSAT-PUSAT PERADABAN ISLAM

PUSAT-PUSAT PERADABAN ISLAM I
(Makkah, Madinah, Baghdad dan Kairo)

BAB I
PENDAHULUAN

Dalam konteks peradaban, islam mampu menampilkan peradaban baru yang esensinya berbeda dengan peradaban sebelumnya. Peradaban yang ditinggalkan nabi Muhammad ini misalnya, sangatlah berbeda dengan peradaban Arab pada masa jahiliyah. Dengan demikian, islam telah melahirkan revolusi kebudayaan dan peradaban. Peradaban islam berkembang sangat maju dalam percaturan peradaban dunia bahkan jauh sebelum kebangkitan Eropa, sehingga muncullah kawasan-kawasan pusat peradaban islam yang masing-masing memiliki karakteristik sesuai dengan kondisi sosial budaya dan politik yang mendukungnya. Dalam makalah ini kami akan membahas tentang pusat-pusat peradaban di dunia islam yang meliputi wilayah Makkah, Madinah, Baghdad dan Kairo.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Makkah
Makkah menjadi tempat yang bersejarah bagi kalangan muslim, bukan hanya karena ia menjadi tempat kelahiran Muhammad SAW. Ia juga menjadi sangat istimewa, karena disitulah wahyu pertama diturunkan.[1] Kota Mekkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan kota Madinah, kurang lebih 200 km sebelah timur laut kota Jeddah. Kota ini merupakan lembah sempit yang dikelilingi gunung gunung dengan bangunan Ka’bah sebagai pusatnya.
 Sejarah
Ditinjau dari sejarahnya, perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka’bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada masa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah Quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib.
Pada tahun 571, Nabi Muhammad keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai, lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota Mekkah yang dikenal dengan (Fathul Makkah).[2]
Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasiKhulafaur Rasyidin yang berpusat di Madinah, serta para Khalifah yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Bagdad (DinastiAbbasiyah) dan Turki (Usmaniyah). Kemudian setelah hancurnya sistem kekhalifahan, kota ini disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi olehAbdul Aziz bin Saud.[3]
 Makkah sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan Agama Islam
Makkah menjadi pusat kajian ilmu-ilmu keagamaan, khususnya pusat kajian ilmu hadis dan fiqh.[4] Para ulama Mujtahidin, seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Syafi’i dan Ibnu Hanbal, Ibnu Qayyim, Imam Nawawi, Ibnu Hajar al-Haitami, Ibnu Hajar al-Asqalani serta banyak lagi ulama’ besar lainnya, pernah mengenyam pendidikan di Makkah.[5]Sebagai pusat agama islam kota ini memiliki pusat-pusat pendidikan dan pengajaran agama Islam. Pendidikan formal telah mulai dikembangkan sejak akhir periode Utsmani perlahan terus sampai kemudian pada tahun 1912, Muhammad Ali Zaynal Ridha, seorang pedagang dari Jeddah, mendirikan Madrasah al-Falah di Mekkah. Sampai pada tahun 2005, di Mekkah terdapat 532 sekolah umum untuk pria dan 681 sekolah umum untuk siswa perempuan. Sedangkan perguruan tinggi pertama kali didirikan di kota ini adalah sekitar tahun 1949, dengan nama Kulliyyat al-Shar’ía, yang kemudian menjadi Fakultas Shar’iah dari Universitas King Abdul Aziz yang berada di Jeddah.[6]
 Seni Bangunan yang Terkenal di Kota Makkah
Kota ini menjadi tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikanibadah haji, dimana pada kota ini terdapat sebuah bangunan utama yang bernama Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnya. Masjidil Haram merupakan masjid yang terletak di Kota Makkah Al Mukharamah, yang dibangun mengelilingi Ka’bah, yang menjadi arah kiblat umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat. Selain itu di masjid inilah salah satu rukun ibadah haji yang wajib dilakukan umat Islam yaitu tawaf, mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.[7] Sebagai kota suci umat Islam, berdasarkan hukum yang berlaku di Arab Saudi, bagi Non-Muslim tidak diijinkan memasuki kota Mekkah ini.[8]
B. Madinah
Madinah merupakan salah satu propinsi Arab Saudi. Kota ini terletak di pantai barat laut merah, terletak 600 km di sebelah utara kota Makkah.[9]Madinah merupakan kota suci kedua dalam islam setelah Makkah dimana Nabi Muhammad SAW membentuk sebuah negara dan dimakamkan di kota ini.
 Sejarah
Pada masa sebelum Islam berkembang, kota Madinah bernama Yatsrib, yang dikenal sebagai pusat perdagangan. Kebanyakan penduduknya merupakan keturunan Aramaik yang menganut agama Yahudi.[10] Kemudian ketika datang Nabi Muhammad SAW hijrah dariMekkah, kota ini diganti namanya menjadi Madinah sebagai pusat perkembangan Islam sampai beliau wafat dan dimakamkan di sana. Selanjutnya kota ini menjadi pusat kekhalifahan sebagai penerus Nabi Muhammad. Terdapat tiga khalifah yang memerintah dari kota ini yakniAbu Bakar, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan. Pada masa Ali bin Abi Thalib pemerintahan dipindahkan ke Kufah di Irak karena terjadi gejolak politik akibat terbunuhnya khalifah Utsman oleh kaum pemberontak. Selanjutnya ketika kekuasaan beralih kepada baniUmayyah, maka pemerintahan dipindahkan ke Damaskus dan ketika pemerintahan berpindah kepada bani Abassiyah, pemerintahan dipindahkan ke kota Baghdad. Kini Madinah bersama kota suci Mekkah berada di bawah pemerintahan kerajaan Arab Saudi.[11]
 Madinah Pusat Pendidikan Islam
Selain dikenal sebagai kota perkembangan islam, Madinah juga merupakan pusat pendidikan islam sejak masa Nabi Muhammad Saw. Banyak ulama dan cendekiawan islam yang muncul dari Madinah, di antaranya Imam Malik.[12] Masjid Nabawi menjadi salah satu pusat pendidikan agama dari zaman nabi hingga sekarang. Perguruan tinggi yang terkenal di Madinah yaitu Medina Islamic University dan Thaiba University. Kedua Universitas ini menyediakan jurusan-jurusan keagamaan, seperti dakwah, syari’ah dan ushuludin. Selain itu juga terdapat lembaga pendidikan yang memiliki perhatian khusus terhadap Qur’an dan Hadis yang bertujuan untuk melahirkan ahli-ahli tafsir dan ahli hadis.[13]
 Bangunan yang Terkenal di Kota Madinah
Madinah merupakan kota dimana berdiri tiga masjid tertua dalam islam, yaitu Masjid Nabawi, Masjid Quba dan Masjid al-Qiblatain. Karena kebijakan agama pemerintah Saudi dan kekhawatiran bahwa tempat-tempat bersejarah dapat menjadi fokus bagi penyembahan berhala, banyak warisan Islam fisik Madinah telah dihancurkan sejak awal pemerintahan Saudi. Wahhabisme Saudi adalah memusuhi setiap penghormatan yang diberikan tempat bersejarah penting karena takut bahwa hal itu dapat menimbulkan ‘syirik’. Sebagai akibatnya, di bawah pemerintahan Saudi, Madinah telah menderita kerusakanwarisan fisik termasuk kehilangan banyak bangunan yang berusia lebih dari seribu tahun. Kritik ini digambarkan sebagai “vandalisme Saudi” dan menyatakan bahwa di Madinah dan Mekah selama dalam 50 tahun terakhir 300 situs bersejarah yang terkait dengan Muhammad, keluarganya atau sahabat telah hilang. Di Madinah, contoh situs-situs bersejarah yang dihancurkan adalah Masjid Salman al-Farsi, Masjid Raj’at ash-Shams, pemakaman Jannat al-Baqi, dan rumah Muhammad.[14]
C. Baghdad
Baghdad adalah ibukota Irak dan provinsi Baghdad. Baghdad adalah kota terbesar kedua di Asia Barat Daya setelah Teheran[15]. Baghdad berada diantara Sungai Tigris dan Sungai Eufrat.
 Sejarah
Kota ini dihuni oleh umat manusia sejak 4000 SM. Dahulu, kota tersebut menjadi bagian dari Babylonia kuno. Dan, sejak tahun 600 hingga 500 SM, secara bergantian dikuasai oleh Persia, Yunani, dan Romawi. Kata “baghdad” itu sendiri berarti “taman keadilan”.
Pentingnya Kota Baghdad menarik perhatian khalifah kedua, Umar bin Khatthab RA. Maka, diutuslah seorang sahabat bernama Saad bin Abi Waqqas untuk menaklukkan kota itu. Singkat cerita, penduduk setempat menerima agama Islam dengan sangat baik hingga agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini dipeluk oleh mayoritas masyarakat Baghdad.
Dinasti Abbasiyah-lah yang kemudian membangun Kota Baghdad menjadi salah satu kota metropolitan di era keemasan Islam. Pembangunannya diprakarsai oleh Khalifah Abu Jafar Al-Mansur (754-775 M), yang memindahkan pusat pemerintahan Islam dari Damaskus ke Baghdad. Khalifah kedua dari Dinasti Abbasiyah itu, pada 762 M, menyulap kota kecil Baghdad menjadi sebuah kota baru yang megah.
Pemilihan Baghdad sebagai pusat pemerintahan Dinasti Abbasiyah didasarkan pada berbagai pertimbangan, seperti politik, keamanan, sosial, serta geografis. Damaskus, Kufah, dan Basrah yang lebih dulu berkembang tak dijadikan pilihan lantaran di kota-kota itu masih banyak berkeliaran lawan politik Dinasti Abbasiyah, yakni Dinasti Umayyah yang baru dikalahkan[16].
Dalam pembangunan kota Baghdad khalifah mempekerjakan ahli bangunan, terdiri dari arsitektur, tukang batu, tukang kayu, ahli lukis, ahli pahat yang kesemuanya didatangkan dari Syria, Mosul, Bashrah dan Kufah yang berjumlah sekitar 100.000 orang[17]. Pembangunan yang menguras tenaga dan biaya yang banyak mampu menyulap Baghdad menjadi kota yang indah dan megah yang sarat filosofis.
 Baghdad pusat peradaban dan pusat ilmu pengetahuan dunia
Sejarah dan berbagai legenda menyebutkan bahwa zaman keemasan Baghdad terjadi selama masa kekhalifahan Harun al- Rasyid (786-809). Baghdad saat itu menjadi saingan satu-satunya bagi Bizantium. Kejayaannya berjalan seiring dengan kemakmuran kerajaan, terutama ibu kotanya. Saat itulah Baghdad menjadi “kota tiada bandingannya di seluruh dunia”[18].
Baghdad dalam masa ini menjadi tonggak masa keemasan dalam sejarah islam. Dalam jaman itulah islam berkembang menjadi kebudayaan dunia. Seni, ilmu dan filsafat dari Iran, India, dan Yunani diselidiki, diterjemahkan dan diolah untuk kemudian dikembangkan sebagai hasil peradaban islam[19].
Tak heran jika Philip K Hitti dalam Capital Cities of Arab Islam menyebut Baghdad sebagai kota intelektual. Karena, di sana lahir banyak intelektual Muslim agung yang mengembangkan ilmu pengetahuan, seperti bidang kedokteran, kimia, fisika, biologi, matematika, astronomi, astrologi, farmakolo-gi, gaografi, filsafat, historiografi, sastra, seni, tafsir, hadis, fikih, teologi, bahasa, dan tasawuf.
Baghdad dijadikan sebagai ibukota kerajaan semasa pemerintahan Khalifah Islam Bani Abbasiyah. Bersilih ganti Khalifah sebagai pemerintah tertinggi dan di masa pemerintahan Khalifah Muhammad Abdul Aziz dan Harun Al Rasyid telah berhasil membawa Baghdad menjadi kota yang makmur, agung dan ternama. Inilah zaman keagungan atau zaman keemasan Baghdad sehingga menjadi pusat kebudayaan dan perdagangan dunia Islam yang ulung.
Baghdad bertambah hebat ketika diperintah oleh Khalifah Al Ma’mun, sehingga menjadikan Kota Baghdad sebagai kota seni literatur, teologi, filosofi, matematika, dan ilmu pengetahuan lainnya sebagai faktor kejayaan di kota Baghdad. Pada masa Al-Ma’mun Baghdad memiliki perpustakaan yang dipenuhi dengan kitab-kitab ilmu pengetahuan. Perustakaan tersebut bernama Perpustakaan Baitul Hikmah.
Pada masa Abbasiyah, di kota Baghdad juga berdiri akademi dan sekolah tinggi. Perguruan tinggi yang terkenal adalah perguruan an Nizhamiyah, didirikan oleh Nizamul Mulk (5 H) dan Perguruan Al Muntashir Billah (abad 7 H)
Dari baghdad lahir karya-karya sastra yang indah. Diantaranya adalah Alfu Lailah wa Lailah (1001 malam). Dari kota ini lahir para ilmuwan, ulama, filsif, dan sastrawan terkenal, diantaranya : Al khawarizmi (tokoh astronomi dan matematika, penemu ilmu Aljabar), Al-Kindi (Filsuf Arab pertama), Imam al-Ghazali (ilmuwan dan ulama ternama).
Kemajuan Baghdad di bidang ilmu pengetahuan tersebut berpengaruh besar pada kota-kota Islam lainnya, seperti Kairo, Basrah, Kufah, Damaskus, Samarkand, Bukhara, dan Khurasan (kini Iran). Para pelajar dari kota-kota itu berdatangan ke Baghdad untuk menuntut ilmu.
Era Keemasan Dinasti Abbasiyah juga mencatat penemuan-penemuan dan inovasi penting yang sangat berarti bagi manusia. Salah satu diantaranya adalah pengembangan teknologi pembuatan kertas. Kertas yang pertama kali ditemukan dan digunakan dengan sangat terbatas oleh bangsa China berhasil dikembangkan oleh umat Muslim Era Abbasiyah, setelah teknologi pembuatannya dipelajari melalui para tawanan perang dari Cina yang berhasil ditangkap setelah meletusnya Perang Talas.
Setelah itu kaum Muslim berhasil mengembangkan teknologi pembuatan kertas tersebut dan mendirikan pabrik kertas di Samarkand dan Baghdad. Hingga pada tahun 900 M di Baghdad terdapat ratusan percetakan yang mempekerjakan para tukang tulis dan penjilid untuk membuat buku. Perpustakaan-perpustakaan umum saat itu mulai bermunculan, termasuk perpustakaan peminjaman buku pertama sepanjang sejarah. Dari Baghdad teknologi pembuatan kertas kemudian menyebar hingga Fez dan akhirnya masuk ke Eropa melalui Andalusia pada abad 13M.
Kejayaan kota itu berakhir ketika dihancurkan oleh bangsa Mongol di bawah komando Hulagu Khan dari Asia Tengah. Itu terjadi pada tahun 1258 M.
Seluruh kekayaan kota, mulai dari bangunan istana, lembaga pendidikan, rumah sakit, masjid, rumah penduduk, hingga buku-buku di perpustakaan dihancurkan. Berselang seabad kemudian, Baghdad kembali diserang oleh bangsa Mongol di bawah pimpinan Timur Lenk (1336-1405 M). Sejak saat itu, kota ini secara bergantian dikuasai oleh Persia, Turki, dan Inggris.
 Bangunan yang terkenal
Pada era Hārūn al-Rashīd (170-194 H) para cendekiawan dan ilmuwan semakin banyak yang berdiam di Baghdad. Sang Khalifah-pun mendirikan Bayt al-Hikmah, baiknya sebuah akademi ilmiah yang menjadi pusat aktivitas keilmuan mulai dari penelitian penerjemahan sekaligus perpustakaan. Lembaga ini kemudian dikembangkan oleh Al-Ma’mūn dan mencapai puncaknya pada masa itu dibawah tanggungjawab Hunayn Ibn Ishāq. Al-Ma’mun juga menambahkan bangunan khusus sebagai sebuah observatorium untuk penelitian astronomi ke Bayt al-Hikmah.
Bayt al-Hikmah-pun menjelma sebagai pusat kegiatan intelektual yang tidak tertandingi dimana penelitian ilmu-ilmu sosial maupun sains, meliputi metematika, astronomi, kedokteran, kimia, zoologi, geografi dan lain-lain dilakukan. Melalui lembaga ini pula berbagai buku penting (ummahāt al-kutub) warisan peradaban pra-Islam (Persia, India dan Yunani) diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, seperti buku – buku Pythagoras, Plato, Aristoteles, Hippocrates, Euclid, Plotinus, Galen, Sushruta, Charaka, Aryabhatamaupun Brahmagupta. Maka tidak heran jika Philip K. Hitti menyatakan bahwa Bayt al-Hikmah merupakan lembaga keilmuan paling penting yang pernah dibangun peradaban manusia setelah Perpustakaan Alexandria yang didirikan sekitar paruh pertama abad ketiga sebelum Masehi. Dengan gerakan penerjemahan ini Baghdad menjadi sebuah kota yang mengoleksi berbagai karya keilmuan yang sangat agung[20].
Diantara kemajuan ilmu pengetahuan sosial budaya yang ada pada masa Khalifah Dinasi Abbasiyah adalah seni bangunan dan arsitektur, baik untuk bangunan istana, masjid, bangunan kota dan lain sebagainya. Seni asitektur yang dipakai dalam pembanguanan istana dan kota-kota, seperti pada istana Qashrul dzahabi, dan Qashrul Khuldi, sementara bangunan kota seperti pembangunan kota Baghdad, Samarra dan lain-lainnya.
Khalifah Al-Mustanshir membangun Mustanseriya College terkenal di 1232. Ini dianggap sebagai perguruan tinggi universitas pertama di dunia Arab-Islam, bersama dengan perumahan perpustakaan universitas besar volume 80.000[21].
D. Kairo
Kairo adalah kota kontras, dengan pencakar-pencakar langit modern berdampingan dengan bangunan-bangunan Romawi kuno, pemakaman dari para Khalifah, benteng-benteng dan 260 buah masjid. Kairo, ibukota Mesir modern, terletak di atas sungai Nil.
 Sejarah
Khalifah Muiz segera mendirikan kota Kairo pada tahun 359 H. Kota ini dibangun diatas sebidang tanah seluas 170 ha. Dikelilingi oleh pagar batu bata yang berbentuk bujur sangkar dengan panjang sisinya 1200 yard.
Sejarah kota Kairo bermula dari penaklukan Islam atas Mesir oleh Amru bin Ash pada tahun 21 H. Sudah menjadi tradisi kaum muslimin untuk membangun ibu kota baru untuk setiap daerah yang mereka taklukan. Letak ibu kota itu mereka sesuaikan dengan kepentingan Islam.
Amru bin Ash telah mendirikan kota Fusthath yang terletak disebelah utara benteng Babilion, tempat utara Amru bin Ash mendirikan kemah untuk pertama kali. Setelah pemeritah Islam berpindah ke dinasti Bani Abbas, mereka mendirikan ibukota baru yang terletak di arah timur laut dari kota Fusthath dan mereka namai dengan Al-Hamra’ Al Qushwa.
Setelah itu, Fadal bin Saleh mendirikan kota Askar. Hari demi hari kota tersebut semakin besar dan akhirnya menyatu dengan kota Fusthat. Pada tahun 256 H.Ahmad bin Thouloun pun membangun kota Qatha’i yang penataanya mirip dengan kota Samara[22].

 Bangunan bersejarah Kairo
Belakangan, Kairo dikuasai oleh dinasti Fatimiah. Jauhar Shaqali, panglima perang Sejak awal, Kairo terkenal dengan keindahan bangunan-bangunannya. Pemerintahan dinasti Fatimiah, Ayubiah dan Mamalik, silih berganti membangunnya dengan arsitek yang paling bagus.
Sepanjang sejarah, kota Kairo terus mengalami perluasan dan pembangunan, terutama pada masa pemerintahan sultan Salahuddin Al-Ayubi. Di antara monumen Islam yang ada di Kairo adalah mesjid jami’ Amru bin Ash dan mesjid Al Azhar. Kairo, kota Afrika pertama yang dimasuki Islam ini. Sepanjang sejarah terkenal dengan banyak mesjid, hingga biasa dijuluki dengan kota seribu menara. Disitu juga banyak dibangun pasar, rumah sakit, taman, perpustakaan dan madrasah-madrasah lama, terutama pada masa Salahuddin.
Bangunan penting lain di bagian kota adalah: Hakimova masjid, madrasah dan makam Sultan Ghaurího, sejarah Mamluk House Beit Suhaj dan paling terkenal Kairo Al-Azhar Masjid. masjid ini dibangun pada 970 Pada 988 saat masjid didirikan universitas. Ini adalah universitas tertua yang masih berfungsi di dunia. Di jantung Kairo Islam adalah Afrika bazaar terbesar Bazaar Khan Al-Khalili. Di ujung utara yang merupakan sisa-sisa pasar utama 1382 Islam Cairo Pada tahun 1979 UNESCO World Heritage List. Na Mukkatám bukit terdapat sebuah benteng benteng luas, yang didirikan pada 1176 Di paruh kedua 19 benteng abad ke markas besar para penguasa Mesir. Karya yang paling menarik adalah masjid alabaster Benteng itu, Masjid Sultan an-Nasir Muhammad Masjid Sulaiman.
Dalšími tempat menarik di Kairo adalah sebuah situs arkeologi dari Heliopolis, Cairo Tower, Selatan Kota Mati, kota mati Utara, kota atau Koptik Masjid Ibnu Tulúnova. Menara Kairo adalah 186 m TV menara tinggi dan observasi. Menara ini mengambil bentuk sebuah bunga teratai[23]. Selatan Kota Mati awalnya kuburan. bangunan lokal adalah monumen tertua dari Kairo 11 untuk 13 abad. Paling menarik adalah masjid dengan makam Sayyid Nafis khalifah, makam penguasa Mesir, daerah masjid al-Cush Bass atau makam Imam abu-Šáfi’a. Dasar mati Utara terdiri dari tiga kompleks, yang terkubur Sultan malúčtí. Triwulan Kristen Koptik kota adalah di lapangan benteng mantan Babel. Kami menemukan Biara Yunani St. George dan Gereja Perawan Maria, Vol. Dan St Barbara. Sergio. Di Mesir Koptik adalah sinagog tertua Ben Ezra. Didirikan pada tahun 827 Ibnu Tulúnova masjid tertua di Kairo berfungsi masjid. Itu dibangun antara 876 dan 879
Kairo dan perkembangan keilmuan
Kairo juga banyak menghasilkan tokoh-tokoh ilmuan terkenal dalam berbagai bidang. Dalam bidang hukum Islam terkenal Imam Syafi’i, Imam mazhad fikih terbesar, Lais bin Saad, imam penduduk Mesir dan Abul Qasim Abdurrahman bin Abdullah, ahli sejarah, ilmu pengetahuan dan hadis.
Dalam bidang linnguistik Arab terkenal Jalaluddin As-Suyuti yang terkenal dalam ilmu hadis, tafsir dan ilmu Alquran, Ibnu mandhur, pengarang kamus Lisanul Arab, Az-zubaidi, pengarang kamus Tajul Arus, Al-Maqrizi, Ibnu Hisyam, Ibnu Hajar dan lain-lain.
Dalam bidang kedokteran terkenal Daud Al-Inthaki dan muwaffaquddin Abu nasr yang terkenal dengan Ibnu Ain Az-zirbi. Banyak juga muncul ilmuwan dalam bidang ilmu pasti dan alam. Seperti Ibnu Haisam dan Ibnu Tunus[24].

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar